Langsung ke isi
PK Pas

Tanda AC perlu dicuci

Lima tanda yang bisa kamu lihat sendiri, sebelum memanggil teknisi.

Oleh PK Pas · · 3 menit baca

Tiang pagar kayu tertutup embun beku saat matahari terbit

AC jarang mati mendadak. Biasanya ada tanda kecil lebih dulu, dan sebagian bisa kamu lihat sendiri tanpa alat apa pun.

Anginnya melemah

Filter yang berdebu menahan udara. Lepas filter, bilas dengan air biasa, keringkan di tempat teduh, lalu pasang lagi. Kalau anginnya masih lemah, sirip di dalam unit mungkin sudah kotor dan perlu dicuci.

Ada bau apek

Bau biasanya datang dari sirip dan bak air yang lembap. Menyalakan mode kipas sekitar sepuluh menit sebelum AC dimatikan membantu mengeringkan bagian dalam.

Air menetes dari unit dalam

Air hasil pendinginan seharusnya mengalir keluar lewat selang. Kalau menetes ke ruangan, selang buang bisa tersumbat atau unitnya miring. Jangan dibiarkan lama, karena air bisa merembes ke plafon.

Ada es di pipa atau di unit

Es berarti udara tidak mengalir lancar atau freon kurang. Matikan AC, biarkan esnya mencair, lalu bersihkan filter. Kalau es muncul lagi, panggil teknisi. Jangan menambah freon sendiri.

Ada bunyi yang tidak biasa

Bunyi mengi, bergetar, atau berdecit biasanya soal kipas atau dudukan unit. Catat kapan bunyinya muncul, lalu ceritakan ke teknisi.

Seberapa sering dicuci?

Tergantung pemakaian. Ruangan berdebu, dekat dapur, atau AC yang menyala hampir sepanjang hari perlu dicuci lebih sering daripada kamar yang dipakai malam saja. Pekerjaannya ada di halaman layanan cuci AC. Kalau ragu, kirim pesan dan ceritakan gejalanya.

Tulisan lain